Anak Buangan
Oleh
: Anik Suliatri
Lihatlah !
Ketika malam
beranjak matang
Hingga jingganya
pagi masih diselimuti awan hitam
Menggumpalnya
habis sudah menumpahkan air
Terjaga...
Menelisik hati
Menyisir
pertolongan angan
Aku sudah siap !
Lebih terkesiap lagi
saat kesadaraan itu mencukil harga diri
Inilah
sebenarnya urusan paling pelik
Yang menyergap
hubungan hutang budi
Akulah anak
buangan
Tak berbapak,
tak bertuan
Dipungut dari
keputusasaan
Meraba takdir
yang kian temaram
Derita hidup
lumat dikunyah
Hinaan pun latah
ditelan
Hei, nyonya dan
tuan !
Boleh ku
sampaikan
Hariku rebah
jimpah sesak oleh ratapan
Seribu jari
menuding begitu tohor dan tak berdasar
Melempar sorot
mata penuh duga
Mematut
pertanggungjawaban pula
Aduhai
wajah-wajah jemawa
Aku lumpish dalam
makna kata
Tapi, nyonya dan
tuan !
Sekiranya apa
salahku pada anda sekalian ?!
Jambi, 22 Juli
2018
halo zah (:
BalasHapussasugoii ! senseiii :)
BalasHapusmental mantuyl:v
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusbiasa aja kali
BalasHapusOG GE
BalasHapusgile
BalasHapus