Selasa, 16 Februari 2016

Puisi kecewa



Ketika Pekat Semakin Melekat
Oleh : Anik Suliatri

Sorai rinai bulir langit
Disela lenggangnya waktu
Menanti pelangi yang tak segera menyapa
Tertimbun awan gelap

Kucari titik terang
Saat angin menggila lewat suara sumbangnya
Betapa gairahnya ia mengabarkan luka
Dulu yang sempat ada

Turuti libas ingatan itu
Seperti hari lalu telah kembali
Selalu hadir saat diri tengah lengah
Ahh... bodohnya aku
Mengapa harus mengingatnya ?!

Berlalunya waktu tak pula menghapus kenangan
Hanya pergi jauh sejak saat itu
Percuma saja karena ia telah tersimpan sebagai luka
Lesat sekejap menambah gelap

Sekilas memori cukup mengajarkan benci
Yang hadir mungkin karena masih ada rasa yang tertinggal
Menutupi segala alibi
Mohon jangan ingatkan aku
Sungguh aku tak ingin mengingatnya
Hal itu hanya akan menambah luka



Indralaya, 19 April 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar