Puisi
Oleh
: Anik Suliatri
Kutingggalkan sekisah puisi
Sepotong luap pada bait lelah
Menampung luka, segala arah
Setelaah sempat beradu sembilu dan bisu
Biarkan mereka terusir hingga tak mampu ku rindu
Kebersamaan lebih dulu pergi
Takkan jadi kenang yang layak tuk diulang
Senyum yang tertahan
Ialah hati yang terlampau perih
Terlebih tak terbaca senyatanya rasa
Semua akan baik-baik saja
Selama itu adalah puisi
Karena ia seperti surat rahasia
antara duka dan tawa
Indralaya, 8
Februari 2016